
KEDONDONG – Dalam upaya memastikan standarisasi dan kualitas pelayanan administrasi pernikahan serta bimbingan keagamaan berjalan optimal, Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi hari ini.
Kegiatan yang berpusat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kedondong ini melibatkan tiga wilayah kerja sekaligus, yakni KUA Kedondong, KUA Way Lima, dan KUA Way Khilau. Sebagai Penata Layanan Operasional, peran aktif dalam mengawal jalannya monitoring ini menjadi krusial guna memastikan setiap instrumen penilaian terpenuhi dengan baik.
Sinergi Tiga Wilayah dalam Satu Bingkai Monitoring
Pelaksanaan monitoring kali ini sengaja dipusatkan di KUA Kedondong untuk efisiensi koordinasi. Tim dari Bimas Islam Kemenag Pesawaran hadir untuk meninjau langsung bagaimana operasional harian dijalankan di tingkat kecamatan. Fokus utama dari kegiatan ini bukan sekadar pemeriksaan administratif, melainkan penguatan fungsi KUA sebagai garda terdepan Kementerian Agama.
Ada beberapa poin utama yang menjadi objek monitoring hari ini:
1. Validitas Administrasi NR (Nikah Rujuk): Pemeriksaan kesesuaian berkas fisik dengan data yang ada pada aplikasi Simkah (Sistem Informasi Manajemen Nikah) Web.
2. Sarana dan Prasarana: Peninjauan kelayakan fasilitas gedung dan ruang balai nikah demi kenyamanan masyarakat.
3. Kinerja SDM: Evaluasi kedisiplinan dan profesionalisme staf serta penghulu dalam melayani masyarakat.
4. Pelayanan Sertifikasi Halal & Wakaf: Sejauh mana KUA berperan dalam pendampingan produk halal dan pengamanan aset wakaf di wilayah masing-masing.
Peran Penata Layanan Operasional dalam Transformasi Digital
Sebagai Penata Layanan Operasional, tugas utama dalam kegiatan ini adalah memastikan seluruh alur birokrasi di KUA berjalan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP). Dalam era transformasi digital, monitoring ini juga menjadi ajang untuk mengevaluasi sejauh mana KUA Kedondong, Way Lima, dan Way Khilau mengadopsi teknologi informasi dalam pelayanannya.
“Monitoring ini bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memetakan kendala di lapangan sehingga layanan kepada masyarakat di Pesawaran, khususnya di wilayah Kedondong dan sekitarnya, semakin cepat, transparan, dan akuntabel.”
Digitalisasi layanan melalui Simkah Web menjadi sorotan utama. Tim monitoring memastikan tidak ada kendala teknis yang menghambat proses pendaftaran nikah secara daring, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian jadwal dan transparansi biaya sesuai dengan regulasi PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).
Catatan Penting untuk KUA Way Lima dan Way Khilau
Selain KUA Kedondong sebagai tuan rumah, perwakilan dari KUA Way Lima dan KUA Way Khilau juga hadir membawa kelengkapan dokumen operasional mereka. Berdasarkan hasil evaluasi sementara, ketiga KUA ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga integritas pelayanan.
Beberapa hal yang ditekankan oleh Tim Bimas Islam Pesawaran antara lain:
• Kebersihan Arsip: Pentingnya penataan arsip akta nikah agar tetap terjaga dari kerusakan fisik maupun risiko kehilangan.
• Responsivitas terhadap Keluhan: KUA diharapkan memiliki kanal pengaduan atau komunikasi yang aktif untuk menjawab pertanyaan warga secara cepat.
• Inovasi Layanan: Mendorong KUA untuk melakukan jemput bola dalam sosialisasi program-program Kemenag seperti moderasi beragama dan pencegahan stunting melalui bimbingan perkawinan (Bimwin).
Penutup: Menuju KUA Revitalisasi
Kegiatan monitoring yang berlangsung hari ini di KUA Kedondong diakhiri dengan diskusi interaktif dan penyusunan berita acara pemeriksaan. Hasil dari monitoring ini akan menjadi bahan laporan bagi Kepala Kantor Kemenag Pesawaran untuk menentukan kebijakan strategis ke depan.
Melalui koordinasi yang solid antara Penata Layanan Operasional dan jajaran Bimas Islam, diharapkan KUA Kedondong, Way Lima, dan Way Khilau dapat terus bertransformasi menjadi kantor yang tidak hanya melayani urusan pernikahan, tetapi juga menjadi pusat layanan keagamaan yang modern dan humanis.
Dengan selesainya monitoring hari ini, semangat baru tertanam bagi seluruh jajaran pegawai KUA untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Bumi Andan Jejama.